Tag: #Perhutani

  • AREA KONSERVASI BURUNG DI PUSDIKBANG SDM PERHUTANI DIRESMIKAN WALIKOTA MADIUN

    MADIUN, PERHUTANI (30/01/2020) | Untuk menjaga keseimbangan ekosistem, Walikota Madiun meresmikan Area Konservasi Burung di Arboretum Utara Pusat Pendidikan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Pusdikbang SDM) Perhutani, Kamis (30/01).

    Kepala Pusdikbang SDM Perhutani resmikan Area Konservasi Burung bersama dengan Walikota Madiun

    Ikut hadir dalam kegiatan peresmian area konservasi burung tersebut antara lain Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi III Kota Madiun, Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Madiun, Komunitas Pelestari Burung Indonesia (PBI) Cabang Madiun, dan jajaran Pusdikbang SDM Perhutani.

    Walikota Madiun melaksanakan pelepasan burung

    Peresmian tersebut ditandai dengan pelepasan 6 jenis burung yakni burung kepodang, burung selendang biru, burung takur, burung betet jawa, burung gelatik wingko, dan burung sikatan. Usai pelepasan burung, para undangan melakukan penanaman di sekitar area konservasi guna menambah habitat bagi burung-burung yang telah dirilis dalam kegiatan tersebut.

    H. Maidi selaku Walikota Madiun

    Walikota Madiun H. Maidi mengungkapkan, bahwa pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk melestarikan jenis-jenis burung dan menjaga keseimbangan ekosistem terutama di area Kota Madiun.

    Walikota Madiun menuliskan pesan bagi Area Konservasi Burung

    “Ekosistem burung di perkotaan perlu didukung dengan kegiatan pelestarian lingkungan, karena hutan menjadi habitat alami bagi burung, maka mulai saat ini Kota Madiun akan kita hijaukan dan penuhi dengan pepohonan agar burung-burung di sekitarnya mampu hidup dan betah berada di sekitar lingkungan tersebut”, ujar Maidi.

    Ir. Kristomo selaku Kepala Pusdikbang SDM Perhutani

    Sementara itu Kepala Pusdikbang SDM Perhutani, Ir. Kristomo mengaku, bahwa pihaknya bersama dengan Komunitas Pelestari Burung Indonesia (PBI) Cabang Madiun siap mendukung proses pelestarian burung dan hutan terutama di area Kota Madiun.

    Dari kiri ; Walikota Madiun, Ketua Pelestari Burung Indonesia cabang Madiun, Kepala Pusdikbang SDM Perhutani

    “Arboretum di area Pusdikbang SDM Perhutani ini, memang sedari dulu digunakan sebagai area konservasi untuk berbagai jenis hewan yang hidup di hutan. Dan seiring dengan perkembangannya, kami bersama dengan komunitas PBI Cabang Madiun, memulai langkah untuk mengoptimalkan proses pelestarian burung di area tersebut melalui perilisan dan membuka area konservasi burung, dengan harapan kedepan pelestarian burung dilokasi tersebut dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang”, tutupnya.

    PERHUTANI BERUBAH!! PERHUTANI BISA!! PERHUTANI LUAR BIASA!!

  • UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT PRAKTEK HUTAN TANAMAN DI PUSDIKBANG SDM PERHUTANI

    MADIUN, PERHUTANI (15/01/2020) | Pusat Pendidikan dan Pengembangan (Pusdikbang) SDM Perhutani mendukung kegiatan mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin yang akan melaksanakan Praktek Hutan Tanaman di wilayah Perum Perhutani yang acara pembukaan praktek dilaksanakan di Gedung Graha Wanajava, Pusdikbang SDM Madiun, Selasa (14/01)

    Jajaran Struktural Pusdikbang SDM Perhutani bersama dengan Pengajar dari Universitas Lambung Mangkurat

    Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh Kepala Departemen Penyelenggara Asesmen dan Diklat, Ketua LSP (Lembaga Sertifikasi Perhutani), Jajaran Tenaga Profesional Pusdikbang SDM Perhutani, Pengajar dari Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, beserta seluruh mahasiswa yang berjumlah 140 orang dari fakultas kehutanan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin .

    Seluruh mahasiswa dan Pengajar dari Universitas Lambung Mangkurat

    Kegiatan yang akan dilaksanakan mulai tanggal 14-23 Januari 2020 tersebut bertujuan untuk memberikan materi pengelolaan tanaman hutan, seperti perencanaan/risalah hutan, penanaman, pemeliharaan, penjarangan, penebangan sampai ke Tempat Penimbunan Kayu (TPK), sadapan, pemangkasan DKP & Industri GTD & MKP, PHBM dan perlindungan hutan, persemaian stek pucuk, dan lain-lain.

    Kepala Departemen Penyelenggara Asesmen dan Diklat, Haris Tri Wahjunita memberikan sambutan kepada seluruh Pengajar dan Mahasiswa dari Universitas Lambung Mangkurat

    Kepala Departemen Penyelenggara Asesmen dan Diklat, Haris Tri Wahjunita mewakili Kepala Pusdikbang SDM Perhutani menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin serta menjelaskan mengenai sekilas tentang Pusdikbang SDM Perhutani dan Perum Perhutani.

    Sambutan selamat datang kepada seluruh mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat

    “Selamat datang kepada seluruh mahasiswa dari Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin  di Pusdikbang SDM Perhutani Madiun. Pusdikbang SDM Perhutani merupakan satuan lembaga pendidikan di Perhutani. Jadi nantinya mahasiswa akan diberikan materi yang merupakan 3 aspek yang selalu dipegang oleh Perhutani yakni People, Profit and Planet,” ucapnya.

    Yusanto Nugroho, selaku Pengajar dari Universitas Lambung Mangkurat

    Sementara itu salah satu Pengajar dari Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Yusanto Nugroho menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pusdikbang SDM Perhutani yang membantu pelaksanaan Praktek Hutan Tanaman di lingkup Perhutani.

    “Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami, karena sudah sampai pada tahun yang ke-4 kami diperkenankan untuk melaksanakan Praktek Hutan Tanaman di dalam lingkup Perhutani, semoga seluruh mahasiswa mampu menerima materi dan ilmu yang akan disampaikan oleh para pengajar dari Pusdikbang SDM Perhutani,” ujar Yusanto.

    Pengajar dari Universitas Lambung Mangkurat bersama dengan jajaran Struktural Pusdikbang SDM Perhutani

    PERHUTANI BERUBAH! PERHUTANI BISA! PERHUTANI LUAR BIASA!

  • PERHUTANI GELAR PELATIHAN CALON AUDITOR PHPL DI PUSDIK SDM MADIUN

    MADIUN, PERHUTANI (13/01/2020) |  Perhutani menggelar Pelatihan Calon Auditor PHPL (Pengelolaan Hutan Produksi Lestari) di Pusat Pendidikan dan Pengembangan (Pusdikbang) Sumber Daya Manusia (SDM) Perhutani, yang dilaksanakan  di ruang sonokeling, Pusdikbang SDM di Madiun, Senin (13/01).

    Jajaran tamu undangan yang hadir pada acara

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur SDM, Umum dan IT Perum Perhutani, Kepala Departemen Penyelenggara Asesmen dan Diklat, Direktur CV Wangoon Multi Solusi, Pengajar dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) dan Pusdikbang SDM Perhutani serta seluruh peserta kegiatan Pelatihan Calon Auditor PHPL.

    Seluruh peserta Pelatihan Calon Auditor PHPL (Pengelolaan Hutan Produksi Lestari)

    Dalam sambutannya Direktur SDM, Umum dan IT Perum Perhutani, Kemal Sudiro menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran yang ikut secara langsung dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, ia berharap semoga kedepannya kerja sama ini akan dapat terus berlanjut dengan baik dan optimal.

    Direktur SDM, Umum dan IT Perum Perhutani menyampaikan sambutan

    “Dalam rangka mendukung implementasi peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.38/Menhut-II/2009 jo Peraturan Menteri Kehutanan No. P. 68/Menhut-II/2011 jo Permenhut No. P. 45/Menhut-II/2012 tentang Standar dan Pedoman Penilaian Kinerja Pengelolaan Hutan Produksi Lestari dan Verifikasi Legalitas Kayu pada Pemegang Izin atau pada Hutan Hak di atas dengan baik, maka diperlukan upaya-upaya peningkatan kapasitas dan kompetensi dari semua sumberdaya manusia dan lembaga yang terlibat, salah  satu diantaranya adalah Calon auditor Lembaga Penilai dan Verifikasi Independen (LP&VI) yang berperan sebagai  penilai kinerja PHPL,” papar Kemal.

    Dari kiri : Kepala Departemen Penyelenggara Asesmen dan Diklat, Direktur SDM, Umum dan IT Perum Perhutani, Direktur CV Wangoon Multi Solusi

    Sementara Kepala Departemen Penyelenggara Asesmen dan Diklat, Haris Tri Wahjunita mewakili Kepala Pusdikbang SDM Perhutani menyampaikan ucapan terima kasih dan sambutan selamat datang kepada jajaran tamu undangan yang telah hadir beserta seluruh peserta Pelatihan Calon Auditor PHPL. Dia juga menyampaikan mengenai kegiatan Pelatihan Calon Auditor PHPL yang merupakan salah satu kesatuan dalam peningkatan Knowledge dan Kompetensi juga kegiatan tersebut adalah salah satu program dalam maintenance misi.

    Kepala Departemen Penyelenggara Asesmen dan Diklat, Haris Tri Wahjunita

    “Seperti yang diketahui sejak dulu ketika mengawali pelaksanaan program PHL (Pengelola Hutan Lestari) misi kita masih tidak berubah, yaitu ; menjadi Pengelola Hutan Lestari untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Yang secara tidak langsung hal tersebut menjadikan kita sebagai PHL. Mungkin dikarenakan telah cukupnya sertifikasi dan penghayatan, misi tersebut berubah dan disingkat menjadi Profit, Planet and People. Meskipun berubah namun kita tidak hanya fokus terhadap profit, tetapi juga fokus mengenai sosial dan lingkungan,” kata Tri Wahjunita.

    Perwakilan dari CV Wangoon Multi Solusi, Darusman

    Perwakilan dari CV Wangoon Multi Solusi, Darusman dalam sambutannya menyampaikan mengenai laporan penyelenggaraan Pelatihan Calon Auditor PHPL. Menurutnya kegiatan tersebut akan berlangsung mulai 13-  25 Januari tahun 2020.

    Foto bersama setelah acara sambutan

    Bersama dengan penjamin mutu dan pengajar yang berasal dari Pusdiklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), kegiatan ini diikuti oleh peserta sebanyak 20 orang yang terdiri dari jajaran personel Perhutani yang tersebar di setiap Kantor KPH Perhutani.

  • PELESTARI BURUNG INDONESIA Mulai Realisasikan Perilisan Burung di Pusdikbang SDM Perhutani

    MADIUN (08/01/2019) | Komunitas Pelestari Burung Indonesia (PBI) sudah mulai melaksanakan Kegiatan Perilisan Burung di dalam lingkupPusdikbang SDM (Sumber Daya Manusia) Perhutani. Kegiatan ini dilaksanakan  di Arboretum Selatan, Pusdikbang SDM Perhutani.  Rabu (08/01)

    Pusdikbang SDM Perhutani menerima kedatangan Komunitas Pelestari Burung Indonesia

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Komunitas Pelestari Burung Indonesia, Kepala Pusdikbang SDM Perhutani, dan beserta jajaran Pusdikbang SDM perhutani.

    Jalak Kerbau (Acridotheres javanicus)

    Dalam Pelaksanaannya, ada 30 ekor burung berjenis Jalak Kerbau (Acridotheres javanicus) yang hendak dirilis. Sebelum proses perilisan burung, langkah yang perlu dilakukan ialah Rehabilitasi dan Habituasi. Bersama dengan Komunitas Pelestari Burung Indonesia, Pusdikbang SDM Perhutani melaksanakan Rehabilitasi dan Habituasi pada salah satu kandang burung yang berada di Arboretum Selatan. Selanjutnya kandang tersebut akan digunakan sebagai media konservasi bagi burung-burung yang hendak dirilis.

    Komunitas Pelestari Burung melakukan rehabilitasi dan habituasi bagi kandang yang akan digunakan sebagai media konservasi
    Proses penyiapan pakan/makanan bagi burung yang hendak dirilis oleh Komunitas Pelestari Burung Indonesia

    Setelah rehabilitasi dan habituasi, selanjutnya adalah perilisan burung. Perilisan dilaksanakan oleh Kepala Pusdikbang SDM Perhutani, Ir. Kristomo bersama dengan rekan Jajaran Pusdikbang SDM Perhutani dan Pelestari Burung Indonesia. Beliau menuturkan program konservasi ini akan terus berlanjut hingga beberapa bulan kedepan.

    Ir. Kristomo selaku Kepala Pusdikbang SDM Perhutani ikut serta dalam pelaksanaan rehabilitasi dan habituasi
    Komunitas Pelestari Burung bersama dengan Kepala Pusdikbang SDM Perhutani beserta jajaran

    “Pusdikbang SDM Perhutani siap menyediakan habitat yang cocok bagi burung-burung yang hendak di konservasi. Semoga kedepannya program ini dapat terus berlanjut seiring berjalannya waktu.” Ungkap beliau.

    Proses perilisan burung jalak kerbau oleh Kepala Pusdikbang SDM Perhutani bersama jajaran yang ikut hadir pada kegiatan tersebut
    Proses perilisan burung jalak kerbau

    Mas Catur yang merupakan perwakilan dari komunitas Pelestari Burung Indonesia juga menambahkan bahwa perilisan burung Jalak Kerbau ini merupakan suatu langkah untuk mengawali proses konservasi burung tepatnya di dalam lingkup kota madiun.

    Burung Jalak Kerbau setelah proses perilisan
    Burung Jalak Kerbau terlihat menikmati habitat baru

    “Mengingat rencana yang akan datang, pada akhir februari akan dilaksanakan penetapan konservasi burung. Dan dari hasil diskusi yang dilaksanakan sebelumnya, Pusdikbang SDM Perhutani ditetapkan menjadi salah satu rekomendasi yang mempunyai habitat yang cocok sebagai tempat konservasi burung.” Ungkapnya.

    PERHUTANI BERUBAH! PERHUTANI BISA! PERHUTANI LUAR BIASA!

  • Perhutani Gelar Acara Bimbingan Teknis Dan Penyusunan Proposal Bersama LMDH Provinsi Jawa Timur

    MADIUN ( 30/11/2019) |  Dalam rangka pemberian layanan paska penerbitan izin IPHPS dan SK Kulin KK di wilayah Perum Perhutani, Pusat Pembiayaan Pembangunan Hutan (Pusat P2H) bekerja sama dengan yayasan Asosiasi Lembaga Masyarakat Desa Hutan Indonesia(ALMADINA) menyelenggarakan acara Bimbingan Teknis dan Penyusunan Proposal kepada pemegang izin IPHPS dan SK Kulin KK di wilayah Perum Perhutani Jawa Timur, KPH Lawu Ds. Pelaksanaan acara tersebut dilaksanakan di Gedung Grha Wanajava, Pusat Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perum Perhutani. Sabtu (30/11)

    Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perum Perhutani, Ketua LMDH Wilayah Jawa Timur, Ketua Yayasan Asosiasi Lembaga Masyarakat Desa Hutan Indonesia(ALMADINA), Kepala Divisi Regional yang diwakili oleh Administratur KKPH Ngawi, Kepala Pusat BLU(Badan Layanan Umum) Pusat Pembiayaan Pembangunan Hutan serta seluruh peserta yang berasal dari beberapa daerah dalam wilayah jawa timur.

    dari kiri : Kepala Pusat Pendidikan dan Pengembangan SDM Perhutani, Kepala Divisi Regional Jawa Timur, Kepala Pusat BLU(Badan Layanan Umum) Pusat Pembiayaan Pembangunan Hutan, Ketua LMDH Wilayah Jawa Timur, Ketua Yayasan Asosiasi Lembaga Masyarakat Desa Hutan Indonesia(ALMADINA)

    Acara tersebut diawali dengan sambutan dari Kepala Pusat Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perum Perhutani, Ir. Kristomo. Beliau menyampaikan sambutan selamat datang dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran panitia pelaksana dan seluruh peserta undangan, karena telah diberikan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah untuk yang kedua kalinya dalam pelaksanaan acara Bimbingan Teknis dan Penyusunan Proposal. Beliau berharap semoga seluruh jajaran panitia pelaksana dapat memberikan pembelajaran bagi seluruh peserta bimbingan teknis dan penyusunan proposal secara optimal.

    Sambutan Kepala Pusat Pendidikan dan Pengembangan SDM Perhutani

    Pada sambutannya, Kristomo juga menyampaikan bahwa landasan dasar BLU(Badan Layanan Umum) yang saat ini disalurkan adalah berbasis reboisasi. Menurut beliau hal inilah yang harus menjadi landasan utama, yang mana seluruh peserta akan dibimbing dan diberikan materi mengenai penyusunan proposal.

    Setelah sambutan dari Kepala Pusat Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perum Perhutani, selanjutnya adalah sambutan dari Ketua Asosiasi Lembaga Masyarakat Desa Hutan Indonesia(ALMADINA), M. Adib. Pada sambutannya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pusat Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhutani karena telah memberikan fasilitas untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

    sambutan dari Ketua Asosiasi Lembaga Masyarakat Desa Hutan Indonesia(ALMADINA)

    Beliau juga  menjelaskan mengenai LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) kedepannya akan memiliki beberapa peran yang dimainkan, salah satu peran tersebut ialah LMDH memang dilahirkan untuk bekerja bersama Perum Perhutani dalam mengelola dan mengurus hutan di seluruh pulau jawa. Dimana pengelolaan ini akan memberikan kontribusi untuk membuat seluruh masyarakat desa sekitar hutan menjadi sejahtera.

    “Kita mempunyai wilayah hutan sebanyak 2,4 juta hektar, bersama dengan LMDH yang menjadi benteng untuk menjaga eksistensi hutan di pulau jawa. Sedangkan tugas utama kita adalah menjaga hutan jawa dari sisa sisa yang tersisa. Karena kira-kira dari jumlah 2,4 jt hektar tersebut, kemungkinan sebentar lagi hanya akan tersisa 2,1 jt hektar saja. Jadi nantinya akan ada sekitar 300 ribuan, yang dengan keterpaksaan tidak lagi menjadi bagian pengelolaan dari LMDH jawa timur bersama Perum Perhutani.” imbuhnya.

    Selain hal tersebut, beliau juga menyampaikan senada dengan yang sedang dilakukan oleh pemerintah saat ini. Yang mana pemerintah sedang menjalankan program bagaimana cara meningkatkan kualitas sumber daya masyarakat. Maka dari itu peran LMDH sebagai lembaga pengurus hutan, juga akan menjadi lembaga pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya masyarakat desa hutan.

    “Disamping sebagai lembaga pengurus hutan, LMDH juga akan menjadi lembaga pendidikan. LMDH akan berperan seperti Pusdikbang SDM Perhutani, hanya saja mengurus persoalan mengenai masyarakat desa hutan, seperti meningkatkan program pendidikan untuk anak usia dini yang berbasis lingkungan hutan, membebaskan masyarakat desa hutan dari penyakit buta aksara dan membuat mereka berpendidikan setara dengan SMA (Sekolah Menengah Atas) melalui kejar Paket A, Paket B atau Paket C.” tutupnya dalam sambutan tersebut. (Kom-PHT/Dik/Rb)

    PERHUTANI BERUBAH! PERHUTANI BISA! PERHUTANI LUAR BIASA!

  • Closing Ceremony Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Madiun Tahun 2019 Di Pusdikbang SDM Perhutani

    MADIUN ( 28/11/2019) |  Pelatihan Dasar CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) yang dilaksanakan di Pusdikbang SDM Perhutani telah usai. Dan pagi ini acara Closing Ceremony Pelatihan Dasar CPNS dilaksanakan, tepatnya di Gedung Grha Wanajava, Pusdikbang SDM Perhutani, Kamis (28/11)

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Madiun, Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Jajaran Pihak Kodim dan Kepolisian Kabupaten Madiun, Jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun, Jajaran Struktural Perum Perhutani, dan Peserta Pelatihan Dasar CPNS sebanyak 322 peserta.

    Acara tersebut diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mengheningkan Cipta, Pernyataan Penutupan Pelatihan Dasar CPNS Pemerintah Kabupaten Madiun, lalu dilanjutkan dengan menyanyikan Hymne Abdi Praja Dharma Satya Negara Bhakti. Kemudian pelepasan tanda peserta secara simbolis oleh Wakil Bupati Madiun.

    Sambutan dari Wakil Bupati Madiun, Hj. Hariyoriyanto. Beliau menyampaikan kegiatan Pelatihan Dasar yang telah dilaksanakan mulai 10 September s/d 28 November 2019. Kegiatan dilaksanakan di Pusdikbang SDM Perhutani. Untuk Evaluasi dari BPSDM Jatim dan Widyaiswara, mengenai peserta panitia dan pihak terkait dapat di simpulkan secara umum bahwa kegiatan telah berjalan secara lancar. Adapun predikat yang didapatkan oleh peserta adalah sangat memuaskan 7 orang, memuaskan 315 orang.

    Setelah sambutan dari Kepala BKD Madiun, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Pusat Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhutani, Ir. Kristomo. Beliau menyampaikan ucapan Terima Kasih kepada Pemerintah Kabupaten Madiun, karena telah mempercayakan kegiatan Pelatihan Dasar CPNS Tahun 2019 kepada Pusdikbang SDM Perhutani.

    “Suatu kehormatan bagi kami karena telah diberikan kesempatan untuk membina seluruh calon Pegawai Negeri Sipil mengenai, kedisiplinan, ketertiban, dan sebagainya. Sudah selayaknya itu merupakan tugas dari kami, untuk memberikan pelajaran berharga agar semuanya mampu saling asah, asih, dan asuh. Mungkin apabila suatu saat nanti ada tugas atau kegiatan seperti ini lagi dari Provinsi, kami akan selalu siap untuk melayani semaksimal mungkin” Ucapnya.

    Selain itu beliau juga berharap semoga sinergi seperti ini dapat terus terjalin dengan baik, dan berkelanjutan. Beliau menyampaikan semoga bekal dari pelatihan dasar termasuk ilmu-ilmu yang disampaikan oleh pengajar dapat diterapkan secara langsung di tempat kerja masing-masing.

    Setelah sambutan dari Kepala Pusdikbang SDM Perhutani, acara selanjutnya adalah pembagian bibit kepada seluruh peserta Pelatihan Dasar CPNS Tahun 2019 yang nantinya bibit pohon tersebut dapat di tanam pada daerah kerja masing-masing.

    PERHUTANI BERUBAH! PERHUTANI BISA! PERHUTANI LUAR BIASA!

  • UPACARA PERINGATAN HARI PAHLAWAN KE-74

    (MADIUN | 11/11/2019) Pahlawan berasal dari bahasa sansekerta yaitu “Phalawan” yang berarti orang-orang yang dari dirinya menghasilkan buah(jasa) bagi bangsa, Negara, dan agama. Mereka yang  rela menumpahkan darahnya, mengobarkan semangat keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran. Itulah makna singkat dari kata Pahlawan.

    Seluruh Peserta mengikuti Upacara Peringatan Hari Pahlawan dengan khidmat

    Pusdikbang SDM Perhutani menggelar upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-74 yang jatuh pada tanggal 10 November 2019 dengan mengambil tema “Aku Pahlawan Masa Kini”. Upacara diikuti oleh peserta yang merupakan karyawan – karyawati dari Pusdikbang SDM Perhutani, KPH Lawu, KPH Saradan, KPH Madiun, KBM Madiun, dan PHW II Madiun. Upacara dilaksanakan di lapangan upacara Pusdikbang SDM Perhutani, Madiun. Senin (11/11)

    Komandan Upacara memasuki lapangan upacara dan mengambil alih komando seluruh peserta upacara

    Pada pelaksanaannya diawali dengan penghormatan umum pada Komandan Upacara, lalu Inspektur Upacara selaku Administratur/KKPH Lawu DS Bp. Asep memasuki lapangan upacara. Dan dilanjutkan dengan pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

    Proses pengibaran sang saka merah-putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya
    Mengheningkan Cipta untuk mengenang jasa para Pahlawan

    Selanjutnya adalah Mengheningkan Cipta sejenak untuk mengenang jasa para Pahlawan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila oleh Inspektur Upacara diikuti seluruh peserta upacara, disambung dengan Pembacaan teks Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan teks Pesan-Pesan Pahlawan oleh petugas upacara.

    Inspektur upacara membacakan teks Pancasila, diikuti oleh seluruh peserta

    Setelah pembacaan teks pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan teks Pesan-Pesan Pahlawan, upacara dilanjutkan dengan amanat Inspektur upacara yang akan membacakan teks Pidato dari Menteri Sosial Republik Indonesia.

    Seluruh peserta memperhatikan pidato dari Menteri Sosial Republik Indonesia yang dibacakan oleh Inspektur upacara

    Dalam pidato tersebut, disampaikan bahwa  pada Peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada setiap tanggal 10 November, mengingatkan kembali akan peristiwa pertempuran di Surabaya. Yang merupakan salah satu momen paling bersejarah dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

    “Peristiwa perang mengingatkan kita bahwa kemerdekaan yang kita rasakan saat ini tidaklah datang begitu saja, namun memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari pada pendahulu negeri. Semangat yang ditunjukkan para pahlawan dan pejuang tersbut hendaknya perlu terus dikembangkan dalam hati sanubari segenap Warga Negara Indonesia” ungkap Menteri Sosial Republik Indonesia dalam pidato tersebut.

    Dengan mengangkat tema “Aku Pahlawan Masa Kini”. Menegaskan kembali bahwa seluruh Warga Negara Indonesia adalah Pahlawan bagi Negara, menjadi pahlawan di masa kini dapat dilakukan oleh siapapun warga Negara Indonesia, dalam bentuk aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, menolong sesama saudara, tidak melakukan provokasi, tidak menyebarkan berita hoax, dan tidak melakukan hal yang dapat merugikan orang lain maupun diri sendiri.

    “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para Pahlawannya.”

  • Pusdikbang SDM Sharing  Knowledge, Jangan Puas Jadi Generasi Copas

    MADIUN ( 07/11/2019) |  Pusdikbang SDM Perhutani melaksanakan Sharing Knowledge, dengan tema Jangan Puas jadi generasi Copas, mari menulis, menulis itu (tidak) sulit yang mendatangkan narasumber Suwantik Yoso Sumarto Direktur dari PT. Wisanka Solo, Kamis (07/11)

    Antusias seluruh peserta dalam mengikuti Sharing Knowledge

    Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta yang merupakan karyawan-karyawati dari Pusdikbang SDM Perhutani, KPH Saradan, KPH Lawu, KPH Madiun, KPH Ngawi, KBM Madiun, dan PHW II Madiun. Dalam pembukaan acara tersebut, diawali dengan sambutan dari Taufik Setyadi yang merupakan Widyaiswara Pusdikbang SDM Perhutani. Dia menuturkan bahwa dilaksanakannya Sharing Knowledge ini adalah untuk berbagi ilmu dan motivasi bahwa semua orang bisa menjadi penulis.

    Narasumber Bp. Suwantik Yoso Sumarto bersama dengan Bp. Taufik Setyadi

    “Banyak sekali manfaat dari menulis, salah satunya yaitu bermanfaat untuk memperkuat ingatan. Sharing Knowledge ini dilaksanakan agar bisa memotivasi diri kita untuk menulis hal hal yang baik.,”, ujar Taufik.

    Menurutnya banyak orang yang belum mengetahui mengenai apa yang sudah dilakukan oleh Perhutani, apa yang sudah diolah oleh Perhutani, dan sebagainya, jadi mari kita buktikan hal ini melalui tulisan di media, ujarnya.

    Narasumber Bp. Suwantik Yoso Sumarto menjelaskan mengenai materi Sharing Knowledge

    Bp. Suwantik Yoso Sumarto. Selaku narasumber pada acara tersebut menyampaikan,  ada 6 faktor dasar mengenai  mengapa kita harus menulis yakni faktor meningkatkan kreatifitas, menjaga komitmen, meningkatkan percaya diri, anti stress, penghasil income, dan  jaringan amal.
    “Terkadang kita bingung, mengenai apa saja yang harus kita tulis dan dari mana asal materi dari sebuah tulisan. Sebenarnya hal tersebut dimulai dari hal kecil seperti menulis status entah itu whatsapp atau sosial media, menulis artikel, dan sebagainya, terangnya.

    Sedangkan asal materi tulisan sendiri dapat ditemukan dari berbagai sumber, salah satunya dengan membiasakan banyak membaca, dengan jalan-jalan atau Travelling dan mendengarkan apa yang ada di sekitar.” imbuh Bp. Suwantik

    Penyerahan Cindera Mata dari Bp. Taufik Setyadi selaku perwakilan dari Pusdikbang SDM Perhutani kepada Narasumber Bp. Suwantik Yoso Sumarto yang merupakan Direktur PT. Wisanka Solo

    Beliau juga menambahkan ada beberapa tips agar tulisan lebih terlihat menarik, yaitu : menentukan tema atau mencari tema yang sedang trending, memberikan judul yang menarik agar mampu menarik rasa ingin tahu pembaca, menggunakan kalimat yang efektif dengan menghindari kalimat yang terlalu panjang atau bertele-tele.

    “Kalau ingin mengenal dunia, membaca. Kalau ingin dikenal dunia, menulis. Kalau ingin dikenal di dunia dan di langit, menulislah.”

    ( Suwantik Yoso Sumarto – Direktur PT. Wisanka Solo. )

    PERHUTANI BERUBAH! PERHUTANI BISA! PERHUTANI LUAR BIASA!

  • UPACARA PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA KE-91 TAHUN 2019

    (MADIUN | 28/10/2019) Pusdikbang SDM Perhutani melaksanakan upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2019. Upacara ini dihadiri oleh peserta yang terdiri dari karyawan-karyawati KPH Lawu, KPH Madiun, KPH Saradan, Komersial Kayu Madiun, PHW II Madiun, Pusdikbang SDM Perhutani, Peserta kegiatan Diklat Penguatan Kepala Sekolah Se-Kabupaten Madiun dan Peserta Pelatihan Dasar CPNS Gelombang Kedua Kabupaten Madiun . Upacara dilaksanakan di lapangan upacara Pusdikbang SDM Perhutani. Senin(28/10)

    Inspektur upacara memasuki lapangan upacara

    Pada pelaksanaannya upacara diawali dengan  penghormatan umum kepada Komandan Upacara. Dan kemudian dilanjutkan dengan masuknya Inspektur Upacara selaku Kepala Departemen Perencanaan dan Pengembangan Pusdikbang SDM Perhutani yaitu Bp. Abdul Hasan. Kemudian dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih diiringi dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

    Penghormatan kepada Inspektur Upacara
    Proses Pengibaran Sang Saka Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya

    Setelah dilaksanakannya pengibaran bendera, selanjutnya adalah pembacaan teks Pancasila oleh Inspektur Upacara, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan Pembacaan Teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928 oleh petugas upacara

    Peserta Upacara dari Peserta Pelatihan Dasar CPNS Kabupaten Madiun

    Selanjutnya adalah Pembacaan “Pidato Menteri Pemuda Dan Olahraga Republik Indonesia Pada Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-91 Tahun 2019” oleh Inpektur Upacara.

    Pembacaan “Pidato Menteri Pemuda Dan Olahraga Republik Indonesia Pada Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-91 Tahun 2019”

    Hari Sumpah Pemuda ke-91 kali ini mengambil tema “Bersatu Kita Maju”. Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda. Bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa.

    “Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, tekad, dan cita-cita, pengorbanan dan perjuanganmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia.”

    PERHUTANI BERUBAH! PERHUTANI BISA! PERHUTANI LUAR BIASA!

  • Sharing Knowledge : Hasil Penelitian Tentang Hutan Jati

    (MADIUN | 24/10/2019) Knowledge Sharing adalah suatu proses pertukaran pengetahuan antar dua individu yang mana satu orang mengkomunikasikan pengetahuan, sedangkan seorang lainnya mengasimilasi pengetahuan tersebut. Seperti yang sedang digelar di Pusdikbang SDM Perhutani(Pusat Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhutani), Knowledge Sharing dengan pembahasan Hasil Penelitian Tentang Jati yang dilaksanakan bersama dengan Puslitbang Perhutani (Pusat Penelitian dan Pengembangan Perhutani. Kamis (24/10)

    Pelaksanaan Sharing Knowledge : Hasil Penelitian tentang Hutan Jati di ruang Manilkara Pusdikbang SDM Perhutani

    Knowledge Sharing kali ini dilaksanakan di ruang Manilkara, Pusdikbang SDM Perhutani. Dengan dihadiri oleh Kapuslitbang, Kapusdikbang, dan diikuti oleh beberapa Peserta yang terdiri dari beberapa Kantor Perhutani daerah yang tersebar di sekitar pulau jawa dan banten.

    Antusias seluruh peserta dalam mengikuti Sharing Knowledge

    Urutan acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Seruan Rimba, lalu dilanjutkan dengan Sambutan oleh Kapusdikbang SDM Perhutani. Setelah sambutan dari Kapusdikbang dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kapuslitbang Perhutani yang sekaligus menyampaikan mengenai urutan dari paparan yang akan disampaikan oleh tim dari Puslitbang Perhutani.

    Kepala Puslitbang Perhutani bersama dengan Kepala Pusdikbang SDM Perhutani dalam sambutan acara Sharing Knowledge

    Pada pelaksanaannya tujuan dari Knowledge Sharing kali ini adalah untuk membahas mengenai hasil penelitian tentang kayu jati, yang mana data mengenai hasil penelitian tersebut akan di bahas bersama Pusdikbang SDM Perhutani yang juga merupakan insiminasi, pusat dari penelitian. Sehingga knowledge sharing yang dilaksanakan di dalam lingkup Pusdikbang SDM Perhutani ini diharapkan kedepannya mampu dijadikan sebagai informasi maupun materi untuk peserta diklat (Pendidikan dan Pelatihan) yang sedang menjalani pendidikan di lingkup Pusdikbang SDM Perhutani.

    P

    PERHUTANI BERUBAH! PERHUTANI BISA! PERHUTANI LUAR BIASA!