
Perhutani Forestry Institute gelar Kegiatan Diskusi tentang Tantangan Pengelolaan Hutan wilayah Perum Perhutani di Gedung Graha Wira Wanayasa, Departemen Riset dan Inovasi pada Kamis, 01 Agustus 2024.

Perhutani Forestry Institute gelar Kegiatan Diskusi tentang Tantangan Pengelolaan Hutan wilayah Perum Perhutani di Gedung Graha Wira Wanayasa, Departemen Riset dan Inovasi pada Kamis, 01 Agustus 2024.

Perhutani Forestry Institute gelar Diklat Analisis Bisnis Tahun 2024 secara Virtual melalui aplikasi Zoom pada Tanggal 29 Juli s.d 21 Agustus 2024. Diikuti oleh 73 Peserta pada Satuan Kerja yang berasal dari Divisi Regional Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten.
Perhutani Forestry Institute (PeFI) melalui Assessment Center mendapat kepercayaan untuk melaksanakan kegiatan Asesmen Soft Competency untuk Karyawan PT Industri Kereta Api (INKA). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 16 Juli 2024 bertempat di Kantor Pusat PT INKA (Persero).


(PeFI, 10/07/2024) CEPU | KORAMIL 0813-12 Kasiman, Bojonegoro laksanakan kegiatan senam bersama karyawan Departemen Riset & Inovasi PeFI dalam rangka pembinaan personil dan anggota Persatuan Istri Tentara (PERSIT) Ranting 13 Kasiman. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman kantor Departemen Riset & Inovasi PeFI pada hari rabu, 10 Juli 2024. Selain melaksanakan kegiatan senam, Komandan Koramil 0813-12 Kasiman, Bp. Agung Ariyanto turut memimpin seluruh personil mengunjungi Museum Pengelolaan Hutan Jati. (zq@cp)



Perhutani Forestry Institute laksanakan kegiatan Sekolah Lapang Kemitraan Sosial di daerah yang masuk dalam Kawasan Perhutanan Sosial yang berlokasi di Pendopo Kantor Balai Desa Banjarbanggi Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi. Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Kepala Perhutani Forestry Institute beserta Tim Pelaksana Sekolah Lapang (Asesor dan Tenaga Pengajar PeFI), Perwakilan dari Divisi Multi Usaha Kehutanan Kantor Pusat Perum Perhutani, Kepala Desa Banjarbanggi, Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan (KKPH) Ngawi beserta Jajaran, Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Madiun, Perwakilan dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Ngawi, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Ngawi, serta seluruh peserta yang merupakan Masyarakat sekitar Desa Banjarbanggi dan Desa Sidolaju Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi, Selasa (25/06).
Dalam Sambutannya Wakil Kepala PeFI mewakili Kepala PeFI Haris Tri Wahjunita menyampaikan terkait tujuan utama dari kegiatan Sekolah Lapang Kemitraan Sosial merupakan langkah untuk menjalin harmonisasi antara Perhutani, Pemerintah yang diwakili oleh dinas-dinas terkait, bersama Masyarakat Desa Hutan.
“Dengan adanya Kegiatan Sekolah Lapang ini diharapkan mampu menjalin ikatan Harmonisasi antara Perhutani, Pemerintah, dan juga Masyarakat. Sehingga kedepannya nanti mampu saling bekerja sama, bersinergi serta saling berbagi dalam rangka mempertahankan kelestarian Hutan di wilayah ini.” Ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Banjarbanggi, Muchtarom turut menyampaikan ungkapan terima kasih atas kehadiran seluruh pihak yang terlibat dalam Kegiatan Sekolah Lapang Kemitraan Sosial yang dilaksanakan di Desa Banjarbanggi.
“Harapan kami seluruh peserta dari Masyarakat Desa Banjarbanggi dan Desa Sidolaju dapat mengikuti dengan cermat kegiatan Sekolah Lapang ini sampai selesai serta mendapat ilmu yang bermanfaat. Semoga ilmu yang diperoleh peserta bisa diterapkan untuk mempertahankan kelestarian Hutan di wilayah ini .” tutupnya. (Kom-PHT/PeFI/Ma)
Asesmen Center Perhutani laksanakan kegiatan Psikotes Online Rekrutmen Bersama BUMN tahun 2024 bagi Calon Karyawan Perum Perhutani.

IIK-P (Ikatan Istri Karyawan Perhutani) PeFI Menyerahkan Santunan Pendidikan untuk Putra – Putri Karyawan Outsourcing lingkup PeFI.

Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1445 H, Perhutani Forestry Institute (PeFI) menggelar kegiatan penyembelihan hewan qurban. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Departemen Learning Center (Madiun) dan Departemen Riset dan Inovasi (Cepu).

Perhutani Forestry Institute gelar Pembukaan Diklat Teknis Kehutanan Batch II Tahun 2024 secara Virtual melalui aplikasi Zoom pada Tanggal 11 Juni 2024.




PEFI, PERHUTANI (06/06/2024) | Perhutani Forestry Institute (PeFI) menerima kunjungan dari tim Regional Community Forestry Training Centre for Asia and the Pacific (RECOFTC) tanggal 03-06 Juni 2024.
Hadir pada kunjungan tersebut, Senior Strategic Advisor;Ronnakorn Triraganon, Program Manager for RFMN-Asia; Julian Atkinson, dan Margowitan Model Forest Focal Point; John Novarly yang disambut oleh Wakil Kepala Perhutani Forestry Institute, Kepala Departemen Learning Center PeFI bersama tim pendamping, serta perwakilan dari satuan kerja Perhutani Rayon Madiun.
Sebagai lembaga kehutanan yang menjadi bagian dari komunitas Model Forest sejak tahun 2024, RECOFTC berperan sebagai sekretariat Regional Model Forest Network untuk Asia (RMFN-Asia). Dalam kunjungannya tim dari RECOFTC bertujuan untuk melakukan peninjauan pada model pengelolaan hutan di wilayah kerja Perum Perhutani bersama dengan Margowitan (Madiun, Ponorogo, Ngawi, dan Magetan) Model Forest.
Pada pelaksanaan kunjungan diawali dengan pengenalan singkat tentang profil satuan kerja Perhutani yang masuk dalam Kawasan Margowitan, bertempat di ruang Inspirasi Departemen Learning Center PeFI, dilanjutkan dengan mengunjungi beberapa lokasi wilayah kerja Perhutani, diantaranya: KPH Madiun, KPH Saradan, KPH Lawu DS, KPH Ngawi kemudian diakhiri dengan mengunjungi Departemen Learning Center PeFI.
Wakil Kepala PeFI; Haris Tri Wahjunita, menyampaikan bahwa Perhutani merasa senang bisa menunjukkan kepada tim RECOFTC tentang pengelolaan hutan secara Lestari dengan kolaborasi bersama Masyarakat sekitar hutan. Ia berharap kunjungan ini membuka jalan agar kedepan ada kerjasama yang bisa dikembangkan terutama dalam hal pendanaan dari Donatur Internasional bagi pengembangan kapasitas, pemberdayaan Masyarakat di sekitar hutan.
“Hari ini PeFI turut mendampingi kunjungan dari RECOFTC yang secara langsung ingin mempelajari Model Forest Margowitan serta berinteraksi dengan Masyarakat sekitar hutan. Sebetulnya dalam kegiatan ini, RECOFTC memegang beberapa prinsip diantaranya kelestarian, kesinambungan, kemitraan, keberlanjutan, dan tata kelola. Kami rasa semua itu sejalan dengan pengelolaan hutan yang telah dilakukan Perum Perhutani.”, tutur Haris.
Dalam kesempatannya, Senior Strategic Advisor RECOFTC, Prof. Ronnaron Triraganon mengungkapkan bahwa pihaknya datang untuk mempelajari lebih banyak tentang Margowitan Model Forest.
“Pada dasarnya tujuan kami untuk mempelajari lebih lanjut apa saja ekosistem hutan secara umum, terutama kesejahteraan manusia di sekitar Margowitan Model Forest, memahami sistem tata kelola, bagaimana Margowitan dapat terhubung dengan kelompok lain serta bagaimana kami bekerja sama dengan lembaga pemerintah dan non-pemerintah lain. Selain itu, kami juga ingin mengetahui lebih jauh tentang sistem produktivitas yang muncul di Margowitan, melihat bagaimana hutan percontohan dapat memenuhi tujuan pengelolaan lahan berkelanjutan,” tutupnya.