Kategori: Post Data

  • Perhutani Forestry Institute gelar kegiatan Lokakarya Tanaman Tebu bersama dengan PT. Kebun Tebu Mas dan Pabrik Gula Rejo Agung Madiun

    MADIUN, PERHUTANI (09/10/2022) | Perhutani Forestry Institute (PeFI) menggelar kegiatan Lokakarya Penanganan Hama dan Penyakit Tanaman (HPT) Tebu. Pembukaan kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Manilkara, Perhutani Forestry Institute, Kamis (06/10).

    Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Agroforestri Kantor Pusat Perum Perhutani, Segenap Jajaran Peneliti dari Departemen Riset & Inovasi Perhutani Forestry Institute, Kepala Research Harvesting and Development PT. Kebun Tebu Mas (KTM), Quality Asurance and Special Project Officer dari Pabrik Gula Rejo Agung Madiun, serta karyawan-karyawati dari satuan kerja lingkup Perum Perhutani.

    Kegiatan tersebut dibagi menjadi 2 sesi, yaitu sesi diskusi yang dilaksanakan di Ruang Manilkara Perhutani Forestry Institute serta sesi kunjungan pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Gula Rajawali Madiun dan Perkebunan Tebu di Desa Wayut, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.


    Pada sambutannya, mewakili Kepala Perhutani Forestry Institute, Chorirotun Nur Ulifah yang merupakan Koordinator Peneliti Sosial Agroforestri dan Lingkungan Perhutani Forestry Institute menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut bertujuan untuk mendukung program perusahaan dan pemerintah terutama dalam hal ketahanan pangan.

    “Sesuai dengan kebijakan dari Kementerian BUMN bahwa Perum Perhutani harus mendukung program pemerintah dalam hal ketahanan pangan atau food estate. Selain itu kebijakan yang ada pada Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), Perum Perhutani perlu melakukan penanaman tebu atau Agroforestri Tebu Mandiri (ATM) dengan target sampai dengan tahun 2024.” ungkapnya.

    “Terkait dengan budidaya pada tahun 2022 akan dilakukan penanaman tebu pada 15 KPH (Kesatuan Pemangkuan Hutan) di Perum Perhutani. Maka dari itu, mungkin untuk tantangan kedepannya yaitu potensi serangan dari hama dan penyakit yang ada pada tanaman tebu. Sehingga penanganan yang tepat sangat diperluka, agar proses bisnis tersebut dapat berjalan secara optimal.” tambahnya.

    Moch Agus Wijoyo, selaku Kepala Research Harvesting and Development PT  Kebun Tebu Mas (KTM) menyampaikan terkait penanganan hama seperti penggerek tebu, kutu, uret, dan tikus, serta penyakit biotik dan abiotik pada tanaman tebu.  Selain itu, ia juga mengungkapkan harapannya setelah dilaksanakannya kegiatan tersebut.

    “Menurut kami hingga saat ini Perum Perhutani memiliki peluang untuk membentuk perkebunan tebu dan pabrik gula. Hal ini dikarenakan area yang dimiliki Perum Perhutani sangat mendukung dalam pengelolaan bisnis tanaman tebu. Maka dari itu kami berharap semoga kedepannya hal ini dapat menjadi pertimbangan bagi Perum Perhutani.” ungkapnya. (Kom-PHT/Dik/Rb)

  • Perhutani Forestry Institute Jadi Tuan Rumah Kunjungan Peneliti Asal Costa Rica, Ecuador dan Brazil

    CEPU, PERHUTANI (01/07/2022) | Perhutani Forestry Institute (PeFI) menerima kunjungan para Peneliti asal Costa Rica, Ecuador, dan Brazil di Departemen Riset & Inovasi, Cepu, Jawa Tengah, Selasa (28/06).

    Hadir dalam kunjungan tersebut, Wakil Kepala PeFI, Kepala Departemen Riset dan Inovasi, serta jajaran Peneliti PeFI. Adapun peneliti asal mancanegara tersebut antara lain : Alexandre Baldasso dari Guavira (Brazil), Antonio Passos dari Bacaeri Florestal (Brazil), Jaldes Langer dari Flora Sinop Forestry Nursery (Brazil), Luis Ugalde dari Forestry Advisor INFOA (Costa Rica), serta Rafael Wong dan Sebastian Wong dari Reybosques (Ecuador).

    Dalam rangkaian kunjungannya, rombongan peneliti singgah ke beberapa lokasi selain PeFI Departemen Riset & Inovasi, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Padangan, dan KPH Ngawi mulai tanggal 29-30 Juni 2022.

    Pada kesempatan tersebut, Wakil Kepala Perhutani Forestry Institute, Wakhid Nurdin mewakili Perhutani selaku tuan rumah memberikan respon positif atas kunjungan para peneliti asal mancanegara. Ia juga mengungkapkan bahwa momen ini dapat menjadi sarana untuk berbagi ilmu, pengalaman serta pengetahuan khususnya pada tanaman jati.

    “Kunjungan kali ini merupakan suatu langkah besar bagi jajaran peneliti di Perum Perhutani, khususnya kita mendapat pengetahuan bahwa perusahaan atau negara luar juga turut melakukan riset yang bagus pada tanaman jati. Yang kedua, kita dapat juga mengetahui cara pengembangan tanaman jati dengan produktivitas yang tinggi di lahan minim seperti yang dilakukan oleh mereka. Semoga kedepannya Perum Perhutani dapat berkolaborasi terkait penelitian yang lain sehingga memunculkan kerja sama yang baik diantara kedua pihak kedepannya.” ungkapnya.

    Sementara itu, Mr. Luis Ugalde selaku Peneliti dari Forestry Advisor INFOA (Costa Rica) mengungkapkan bahwa ia tertarik pada tanaman jati yang dikelola oleh Perum Perhutani. Ia juga berharap semoga di masa mendatang terdapat menyambung sinergi kerjasama antara Perusahaan mereka dengan Perum Perhutani.

    “Kami sangat senang dapat berkunjung ke Indonesia, tepatnya di Perkebunan dan Persemaian Tanaman jati Perum Perhutani. Kami telah diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman tentang bagaimana cara mengelola tanaman jati. Karena di negara kami juga terdapat tanaman serupa. Semoga kedepannya kita dapat menjalin sinergi kerja sama yang baik antara kedua belah pihak.” Ungkapnya. (Kom-PHT/PeFI/Rb)

  • Perhutani Forestry Institute Gelar Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Forester

    MADIUN, PERHUTANI (27/06/2022) | Perhutani Forestry Institute (PeFI) menggelar Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Forester – 1 Angkatan I (satu) Tahun 2022, dengan acara pembukaan dilaksanakan di Grha Aula Wanjava, PeFI Departemen Learning Center, Senin (27/06)

    Peserta Pendidikan dan Pelatihan Forester – 1 Angkatan I

    Hadir dalam pembukaan tersebut Dewan Pengawas Perum Perhutani, Kepala Divisi SDM dan Umum Perum Perhutani, Kepala Perhutani Forestry Institute, Kepala Departemen Learning Center beserta jajaran, Segenap Tenaga Pengajar, segenap Instruktur Kesamaptaan dari Angkatan Udara Lanud Iswahjudi Madiun serta seluruh peserta pendidikan dan pelatihan.

    Pada kesempatan tersebut, Kepala Perhutani Forestry Institute, Budi Shohibuddin turut memberikan sambutan dan tujuan dari pelaksanaan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan yang akan dilaksanakan terhitung mulai tanggal 27 Juni sampai dengan 29 Juli 2022 dan diikuti oleh peserta sebanyak 26 orang tersebut.

    Bp. Budi Shohibuddin selaku Kepala Perhutani Forestry Institute turut memberikan sambutan serta membuka secara langsung kegiatan Diklat Forester – 1 Angkatan I

    “Pada kali ini, Perhutani Forestry Institute kembali menggelar pelaksanaan pendidikan dan pelatihan secara offline (tatap muka) setelah melalui masa Pandemi Covid-19. Tujuan dari kegiatan kali ini ialah untuk menghasilkan tenaga calon Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) yang berintegritas, mampu memimpin, mengelola pekerjaan dan bawahan serta lingkungan sosialnya dengan baik seiring perkembangan zaman dan teknologi yang mendukung strategi perusahaan.” Ungkapnya.

    Penyematan atribut kegiatan Diklat oleh Kepala Perhutani Forestry Institute

    Beliau juga menambahkan harapannya terkait pelaksanaan kegiatan tersebut, “Harapannya dalam waktu kurang lebih 1 bulan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan di Perhutani Forestry Institute, semoga peserta mampu bekerja sama dan bersinergi dengan baik serta dapat menerapkan ilmu dan pengetahuannya di lapangan.” tambahnya.

    Pemimpin pelaksanaan kegiatan Pembukaan Diklat Forester – 1 Angkatan I

    Sementara itu, Sersan Kepala (Serka) TNI Angkatan Udara Lanud Iswahjudi Madiun, Bp. Jayadi mengungkapkan bahwa tujuan dari pelaksanaan kesamaptaan kali ini adalah agar peserta mampu menumbuhkan sikap kedisiplinan yang tinggi, loyalitas, dan kesemaptaan yang bagus.

    “Selain pelatihan kedisiplian, nantinya peserta juga akan dibina dalam pelatihan pembinaan fisik, kesamaptaan, Pelatihan Baris-Berbaris (PBB) serta ketangkasan berupa bela diri sebagai bekal dalam melaksanakan tugas di lapangan. Harapannya semoga seluruh peserta mampu menerapkan ilmu yang didapatkan serta memiliki kesamaptaan jasmani yang tangguh.” ungkapnya. (Kom-PHT/PeFI/Rb)

  • Perhutani Forestry Institute Gelar Pelatihan dan Sertifikasi House Keeping & Front Office

    MADIUN, PERHUTANI (20/05/2022) | Perhutani Forestry Institute (PeFI) menggelar Pelatihan dan Sertifikasi House Keeping & Front Office yang bertujuan untuk memberikan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) terutama dalam hal pelayanan pariwisata serta meningkatkan keterampilan peserta dalam bidang layanan pariwisata., Opening acara dilaksanakan di Ruang Sonokeling, PeFI Departemen Learning Center, Selasa (17/05)

    Hadir dalam kegiatan Kepala Departemen Learning Center PeFI, Segenap Person In Charge (PIC) dari Jogja Tourism Training Center (JTTC) dan Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata (LSPP) Jana Dharma Indonesia, Kepala Seksi Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan PeFI, serta seluruh peserta yang berasal dari beberapa satuan kerja Perum Perhutani. Kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi House Keeping & Front Office dilaksanakan pada tanggal 17-20 Mei 2022, dan diikuti oleh 37 orang peserta.

    Kepala Departemen Learning Center PeFI, Haris Tri Wahjunita turut menyampaikan harapan bahwa setelah mengikuti kegiatan tersebut, mampu tercipta tenaga kerja yang kompeten.

    “Yang artinya dapat menerapkan ilmu secara optimal, mampu menentukan sikap yang tepat serta meningkatkan skill sehingga mumpuni dalam melaksanakan pelayanan kepada pelanggan,” ungkapnya.

    Sementara itu mewakili PIC dari LSPP Jana Dharma Indonesia, Eranio Dwi Arya turut menyampaikan bahwa sebagai bentuk Kerja Sama antara Perhutani Forestry Institute dengan JTTC dan LSPP Jana Dharma Indonesia, semoga dengan kegiatan ini kedepannya mampu terus bersinergi bersama Perhutani Forestry Institute terutama dalam hal pelatihan tenaga pelayanan.

    “Kami juga berharap semoga setelah dilaksanakannya kegiatan kali ini, para peserta mampu menerapkan keterampilan yang telah diperoleh sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan,” ungkapnya (Kom-PHT/PeFI/Rb)

  • Perhutani Forestry Institute gelar kegiatan Safari Ramadhan

    (14/04/2022 | Madiun) Perhutani Forestry Institute gelar kegiatan Safari Ramadhan. Kegiatan tersebut digelar pada tanggal 07 April 2022.
    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Operasional Perhutani, Kepala Perhutani Forestry Institute, Wakil Kepala Perhutani Forestry Institute, serta segenap jajaran struktural dari Kantor Pemangkuan Hutan (KPH) Rayon Madiun.

    Direktur Operasi dan Perhutanan Sosial Perum Perhutani memberikan sambutan dalam kegiatan Safari Ramadhan
    Kepala Perhutani Forestry Institute turut memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut
  • LEADERS GATHERING PERHUTANI 2021: JUMPSTART TO NEXT LEVEL

    PRESSRELEASE.KONTAN.CO.ID (29/10/2021) | Bersiap menghadapi tahun 2022 yang tidak lama lagi akan segera tiba, Perum Perhutani menggelar Rapat Kerja (Raker) yang dikemas dalam Leaders Gathering bertema “Jumpstart to Next Level” di Perhutani Forestry Institute (PeFI) Madiun selama dua hari, Rabu-Kamis 27-28 Oktober 2021.

    Dalam kegiatan ini, segenap jajaran Direksi Perum Perhutani berjumlah enam orang hadir bersama seluruh “Leaders” yang merupakan pemimpin satuan kerja dari seluruh wilayah Perhutani dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat sepanjang acara.

    Spirit Motivation bersama Cak Nun dan Kiai Kanjeng

    Rangkaian kegiatan di hari pertama diawali dengan spirit motivation yang disampaikan langsung oleh Muhammad Ainun Nadjib atau yang lebih akrab dipanggil Cak Nun bersama grup musik Kiai Kanjeng. Selain itu Perhutani juga menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim yang berasal dari wilayah sekitar hutan Madiun.

    Dalam kegiatan ini, Direksi Perum Perhutani dan para peserta membaur, saling berbagi pengalaman, ide, dan membuka ruang diskusi yang memberikan nilai-nilai positif bagi pengembangan Perhutani secara umum dan khususnya bagi para peserta selaku individu atau “Leaders”.

    Di hari kedua, acara berfokus pada pembahasan Rencana Kerja Tahun 2022. Setiap anggota Direksi Perhutani berkesempatan menyampaikan paparan tentang rencana kerja di bidang masing-masing.
    Direktur Utama Perum Perhutani, Wahyu Kuncoro menyampaikan bahwa terdapat sembilan rencana proyek strategis di tahun 2022 yang merupakan lanjutan dari rencana di tahun 2021.

    Dua proyek adalah bagian dari 88 proyek strategis Kementerian BUMN dan tujuh lainnya merupakan proyek inisiatif internal Perhutani. Sembilan rencana proyek tersebut meliputi Sinergi Industri Kayu, Perhutani Subsidiaries Reorganization, Ekstensifikasi Rebranding Wisata Alam, New Factory dan Komersialisasi Produk Biomassa, Implementasi Digitalisasi Pemetaan & Pengamanan SDH, Platform Kemitraan Kehutanan Perhutani Produktif, Pengembangan Agroforestry Tebu, Pengembangan Produk Olahan Herbal (co branding), dan yang terakhir Transformasi Digital Sistem Informasi, Back Office, & Shared Service.

    Lebih lanjut Wahyu Kuncoro menyebutkan sejumlah tantangan bagi Pemimpin BUMN di masa kini yakni transformasi yang terjadi terus menerus, prinsip profesionalisme secara utuh di setiap BUMN, perusahaan BUMN harus bisa beradaptasi di tengah pandemi, dan menjaga keseimbangan antara kerja dan keluarga. Ia mengajak seluruh “Leaders” di Perhutani untuk terus bersemangat dalam meningkatkan kinerja dan menjadi role model bagi orang-orang yang dipimpinnya dengan menerapkan core values AKHLAK.

    “Perhutani bukan BUMN kecil dan harus diwujudkan menjadi BUMN besar dengan kemampuan sendiri. Jangan resisten terhadap perubahan, lakukan yang terbaik untuk Perusahaan. Jaga selalu kekompakan dengan tim kerja, ciptakan suasana kerja yang baik. Yakin selalu ada harapan.” Ujar Wahyu Kuncoro penuh optimisme.

    Di akhir acara, seluruh peserta menandatangani Komitmen Bersama sebagai tanda bahwa semua “Leaders” di Perum Perhutani akan bersungguh-sungguh dalam menjalankan rencana dan memenuhi target yang telah terususun di tahun 2022.

    Sumber : pressrelease.kontan.co.id

    Tanggal : 29 Oktober 2021

  • IIK (Ikatan Istri Karyawan) Perum Perhutani Unit Kerja PeFI Peduli Pendidikan

    MADIUN, PERHUTANI (17/09/2021) | Sebagai salah satu wujud pelaksanaan kegiatan di Perhutani Forestry Institute (PeFI), IIK (Ikatan Istri Karyawan) PeFI Dep. Learning Center menggelar kegiatan pertemuan sebagai giat pengembangan organisasi dan wadah silaturahmi antar peserta. Kegiatan pertemuan tersebut dilaksanakan di Forest Cafe & d’Arboretum, Jumat. (17/09)

    Dengan dihadiri oleh pengurus dan peserta dari IIK (Ikatan Istri Karyawan) Perhutani, kegiatan tersebut mengagendakan pemberian tali asih atau bantuan pendidikan bagi putra putri karyawan yang berada di lingkup PeFI Dep. Learning Center. Bantuan pendidikan tersebut diberikan kepada 20 orang, yang masing-masing terdiri dari siswa-siswi dengan jenjang tingkat Sekolah Dasar (SD) sebanyak 15 orang, Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 11 orang, serta Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 4 orang.

    Dengan dihadiri oleh pengurus dan peserta dari IIK (Ikatan Istri Karyawan) Perhutani, kegiatan tersebut mengagendakan pemberian tali asih atau bantuan pendidikan bagi putra putri karyawan yang berada di lingkup PeFI Dep. Learning Center. Bantuan pendidikan tersebut diberikan kepada 20 orang, yang masing-masing terdiri dari siswa-siswi dengan jenjang tingkat Sekolah Dasar (SD) sebanyak 15 orang, Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 11 orang, serta Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 4 orang.

    Pada kesempatan yang sama Ketua IIK (Ikatan Istri Karyawan) PeFI Dep. Learning Center, Bu Rake (Ibu Haris Tri Wahjunita) menyampaikan bahwa pada masa pandemi seperti saat ini memang sangat diperlukan kepedulian terutama dalam hal saling membantu, maka dari itu beliau berharap dengan adanya pembagian bantuan pendidikan tersebut semoga kedepannya dapat membantu serta menambah semangat belajar anak-anak.

    “Karena saat ini kita masih berada dimasa pandemi, namun hal tersebut bukan lagi menjadi sebuah alasan untuk berdiam diri dan tidak menolong sesama. Meskipun mungkin jumlahnya tidak banyak, akan tetapi kami berharap semoga hal ini mampu memberikan kesan yang berarti bagi mereka dan semoga nantinya dapat bermanfaat dalam menambah semangat belajar dan berprestasi.” ungkap beliau.

  • PEFI GELAR DIKLAT GANIS PH PEMANFAATAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU (HHBK) KELOMPOK GETAH TAHUN 2021

    MADIUN, PERHUTANI (14/09/2021) |  Perhutani Forestry Institute (PeFI) kembali menggelar Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Teknis Pengelolaan Hutan (Diklat Ganis PH) Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Kelompok Getah Tahun 2021. Pembukaan diklat dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom, Perhutani Forestry Institute, Madiun, Senin (13/09).

    Hadir pada pembukaan kegiatan tersebut Plh. Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kepala Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP) Wilayah VI Bandar Lampung dan Wilayah VII Denpasar, Plt. Kepala Perhutani Forestry Institute, Kepala Departemen Learning Center PeFI, Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi, serta Tenaga Profesional Widyaiswara Perhutani Forestry Institute

    Pada kesempatan tersebut, mewakili Plt. Kepala PeFI, Nanang Suwandi yang merupakan Tenaga profesional Widyaiswara PeFI menjelaskan bahwa pada Diklat Ganis PH Pemanfaatan HHBK Kelompok Getah Tahun 2021 kali ini dilaksanakan mulai tanggal 13 – 20 Oktober 2021 dengan peserta sebanyak 72 orang yang dibagi menjadi 2 Angkatan (Batch).

    “Diklat Ganis PH Pemanfataan HHBK Kelompok Getah yang diselenggarakan kali ini, bertujuan agar peserta mampu membangun persepsi untuk menentukan sikap, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan tugas pokok sebagai Tenaga Teknis PH Pemanfaatan HHBK Kelompok Getah.” ucapnya.

    Sementara itu, Plh. Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Puji Iswari turut memberikan respon positif atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Beliau menyampaikan semoga kegiatan kali ini mampu menciptakan Tenaga Teknis yang profesional, kompeten, mampu meningkatkan kinerja perusahaan serta menjunjung tinggi nilai integritas.

    “Pada kesempatan kali ini, kita semua dibawa bersama untuk berada pada satu visi, misi serta core value bisnis yang sama. Maka dari itu, harapan kami semoga seluruh badan pelaksana mampu untuk terus bersama melakukan pembinaan kepada peserta. Karena seperti yang kita ketahui, bahwa suatu hal yang paling berat ialah menjaga dan merawat agar kompetensi tersebut dapat menjadi kompetensi kerja yang mampu menciptakan SDM yang profesional, kompeten serta menjunjung tinggi integritas sehingga mampu meningkatkan suatu kinerja dari badan yang bersangkutan maupun organisasi.” ungkapnya. 

  • PERHUTANI FORESTRY INSTITUTE GELAR DIKLAT GANIS PH PEMANTA

    MADIUN, PERHUTANI (07/09/2021) |  Perhutani Forestry Institute (PeFI) kembali melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Teknis Pengelolaan Hutan Pemandu Wisata Alam (Diklat Ganis PH Pemanta). Pembukaan diklat dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom di Ruang Jabon, Perhutani Forestry Institute, Madiun, Senin (06/09).

    Hadir Plh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kepala Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP) Wilayah VI Bandar Lampung dan Wilayah VII Denpasar, Kepala Divisi Wisata Perum Perhutani, Kepala Departement Ekowisata Perum Perhutani, Plt Kepala Perhutani Forestry Institute, Kepala Departemen Learning Center PeFI, Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi, serta Tenaga Profesional Widyaiswara Perhutani Forestry Institute.

    Dalam sambutannya, selaku Plt. Kepala Perhutani Forestry Institute, Errik Alberto turut melaporkan dasar dan rencana kegiatan Diklat Ganis PH Pemanta. Ia menuturkan bahwa kegiatan kali ini akan berlangsung terhitung mulai tanggal 06 September hingga 12 Oktober 2021 dan diikuti oleh peserta sebanyak 69 orang yang akan dibagi menjadi 2 (dua) angkatan.

    “Diklat Ganis PH Pemanta kali ini dibagi menjadi 2 angkatan yang akan mengikuti pelaksanaan diklat.  Tujuan dan sasaran setelah mengikuti diklat tersebut yaitu diharapkan peserta mampu membangun persepsi, meningkatkan sikap, pengetahuan serta keterampilan yang berkaitan dengan tugas pokok sebagai Ganis PH Pemanta.” paparnya.

    Sementara itu, Plh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Puji Iswari turut memberikan respon positif terkait pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa karena saat ini semua masih berada di masa pandemi Covid-19, pelaksanaan Diklat Ganis PH Pemanta perlu dilaksanakan secara online atau virtual. Meskipun begitu ia berharap peserta dapat mengikuti kegiatan tersebut secara antusias dan semangat hingga selesai.

    “Semoga pelaksanaan Diklat Ganis PH Pemanta kali ini dapat berjalan secara lancar dan mampu menjadi suatu program yang interaktif. Maka dari itu kami berpesan untuk seluruh peserta, pengajar serta panitia untuk selalu memanfaatkan waktu dengan sebaik baiknya terutama dalam hal bertukar pengalaman dan keterampilan.” ungkapnya.

  • Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Taman Sari Laksanakan Asesmen di Perhutani Forestry Institute

    MADIUN, PERHUTANI (23/08/2021) | Assesment Center Perhutani Forestry Institute (PeFI) yang merupakan layanan jasa asesmen bagi pelanggan eksternal kembali mendapat kepercayaan oleh Pemerintah Daerah Kota Madiun untuk melaksanakan kegiatan Asesmen Pegawai Perumda Air Minum Tirta Taman Sari Kota Madiun, Selasa (24/8).

    Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 2 (dua) hari, terhitung mulai tanggal 23 – 24 Agustus 2021 dan diikuti oleh peserta sebanyak 68 orang yang terdiri dari pegawai setingkat pejabat struktural serta staf Perumda Air Minum Tirta Taman Sari.

    Kepala Seksi Utama Bagian Assesment Center PeFI, Tinova Tetiana turut mengungkapkan bahwa pelaksanaan kegiatan asesmen kali ini akan melalui beberapa tahapan yang terdiri dari psikotes, wawancara, serta diskusi kelompok bagi pegawai setingkat pejabat struktural.

    “Kami berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh Pemerintah Kota Madiun untuk melaksanakan proses Assesmen terhadap Pegawai Perumda Air Minum Tirta Taman Sari. Harapan kami semoga hubungan kerja sama ini dapat terus berlanjut,” katanya.

    Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Taman Sari, Suyoto mengungkapkan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut ialah untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

    “Asesmen merupakan salah satu alat ukur yang memiliki akurasi tinggi terutama dalam hal penilaian dan peningkatan kompetensi pegawai, sehingga melalui kegiatan ini diharapkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)  dapat meningkat menjadi lebih profesional dan disiplin.” ungkapnya.